:::: MENU ::::

Informasi Bisnis dan Umum

Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Untuk anda ketahui pemilik dari PT. Gudang Garam yaitu Bapak Susilo Wonowidjojo mempunyai kekayaan yang ditaksir hingga 5,3 miliar dolar amerika atau bila dihitung dalam mata uang Indonesia kira-kira 71,7 triliun rupiah dengan kurs 13.600 rupiah per dolarnya.
Kekayaan tersebut diperolehnya dari Grup Gudang Garam yang sangat populer dengan produk andalannya yaitu rokok.
Namun ternyata ada hal yang menarik dari pribadi beliau, yaitu walaupun dirinya adalah pemilik salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, diketahui bahwa Bapak Susilo Wonowidjojo ini tidak merokok. Benar atau Tidak? Beginilah Herannya Pegawai pabrik rokok tersebut, karena ternyata owner Gudang Garam yang sangat kaya raya malah tidak merokok sama sekali.
Berikut ini adalah percakapan antara sang boss dan si pegawai.
Pegawai        : “Bapak, kenapa kok Bapak tidak merokok sama sekali?”
Owner         : “Lhoh, memangnya kenapa?”
Pegawai        : “Kan bapak pemilik Gudang Garam, kenapa malah tidak merokok?”
Owner         : “Itu di bungkus rokok kan ada tulisannya : Merokok dapat
    menyebabkan kanker, penyakit jantung, impotensi,
    gangguan kehamilan dan janin. Ngapain saya merokok kalo
    bisa jadi penyakitan.”
Pegawai        : “Maksud Bapak….?
Owner         : “Percuma jadi orang kaya kalo kena kanker, penyakit
                       jantung, apalagi impotensi.”
Pegawai        : “Lhah, kenapa bapak bikin pabrik rokok?”
Owner         : “Rokok itu dibikin hanya untuk orang orang yang NGGAK
   BISA BACA saja..!”
Anda perokok? Semoga hal ini bisa memberi inspirasi bagi anda.





Pada saat aku pulang kuliah tepatnya sore hari yang sedikit gerimis aku pulang mengendarai motor dengan kecepatan sedang sambil menikmati lantunan lagu dari MP3 yang selalu aku bawa. Di jalan Sudirman agak sedikit ramai dengan kendaraan yang akan kembali ke rumahnya masing-masing setelah majikannya seharian bekerja, dengan senyuman mengembang di bibir mereka, mereka menikmati indahnya pemandangan sore hari kota Jakarta dan sebentar lagi akan berkumpul dengan keluarganya. Sedang aku berpikir jauh kesana membayangkan bahagianya berkumpul dan bercengkrama dengan Umi atau Bapak juga adik-adikku. Begitu lama aku melamun hingga aku tidak sadar kalau di depan (zebra cross) ada seorang nenek yang menyeberang jalan dengan bertatih-tatih dan hampir aku menabrak beliau. Maka aku pun marah dan membentak nenek itu, "Nenek bego, nyebrang jalan ga liat-liat!???? Maka nenek itu pun menjawab, "Kamu yang bego, masa nabrak nenek-nenek ja ga kena,.wee... hehehe. Maka aku pun tertawa dongkol mendengar jawaban nenek itu.
Malam itu bang Slamet melakukan ronda keliling yang sudah terbiasa ia lakukan, Dia berkeliling memeriksa setiap sudut perkampungan dan juga tidak lupa ia memeriksa TPU (tempat pemakaman umum) yang berada di ujung kampung tersebut. Tapi kali ini dia mengalami sedikit kegembiraan karena di sana dia melihat ada cewek yang sedang duduk di teras kuburan dengan asyiknya pencat pencet HP entah BBM dengan siapa? Dia pun memberanikan diri menegur si cewek tu "Mbak, ngapain malam2 masih di sini? Cewek itu menjawab : "Ia bang, soalnya di dalam ga da sinyal.. hihihihi