:::: MENU ::::

Informasi Bisnis dan Umum

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Bisnis. Tampilkan semua postingan


Bahasan sebelumnya salah satu menari uang di internet adalah menjadi Afiliasi Marketing. Menjadi seorang affiliate TikTok yang sukses membutuhkan strategi, konsistensi, dan pemahaman yang baik tentang platform.
Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda menjadi affiliate TikTok terbaik:

1. Pilih Niche yang Tepat

  • Tentukan niche atau topik yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Misalnya, fashion, kecantikan, gadget, atau kuliner.
  • Fokus pada niche yang populer dan memiliki permintaan tinggi di TikTok.

2. Kenali Produk dan Merek yang Anda Promosikan

  • Pahami produk yang Anda tawarkan. Cobalah untuk mempromosikan produk yang memiliki nilai atau manfaat nyata bagi audiens Anda.
  • Cari merek yang menyediakan komisi tinggi dan reputasi baik agar lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari penonton.

3. Buat Konten yang Menarik dan Autentik

  • Buat video yang kreatif dan relevan dengan produk yang Anda promosikan, seperti tutorial, ulasan produk, atau tips menggunakan produk tersebut.
  • Gunakan storytelling atau cerita pendek yang bisa menghibur dan mendidik penonton tentang produk tersebut.
  • Usahakan agar konten terasa organik dan tidak terlalu hard-sell, sehingga penonton merasa nyaman.

4. Optimalkan Penggunaan Hashtag dan Lagu yang Tren

  • Gunakan hashtag yang relevan agar konten lebih mudah ditemukan, termasuk hashtag #TikTokShop dan #affiliate.
  • Pilih musik atau suara yang sedang tren untuk meningkatkan kesempatan konten Anda masuk ke FYP (For You Page) dan dilihat lebih banyak orang.

5. Konsisten Posting Konten

  • Kunci keberhasilan di TikTok adalah konsistensi. Buat jadwal rutin untuk posting konten, misalnya setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu.
  • Konten yang konsisten membantu algoritma TikTok untuk lebih sering menampilkan video Anda.

6. Bangun Keterlibatan dengan Pengikut

  • Sering-seringlah berinteraksi dengan audiens melalui kolom komentar atau DM.
  • Lakukan live streaming untuk menjelaskan lebih detail tentang produk yang Anda promosikan atau sekadar berinteraksi dengan penonton. Live streaming juga bisa meningkatkan penjualan secara langsung.

7. Manfaatkan Tools TikTok

  • Gunakan TikTok Shop Affiliate untuk mempermudah proses afiliasi.
  • Pelajari analitik yang disediakan TikTok agar Anda tahu jenis konten apa yang disukai audiens, kapan waktu terbaik untuk posting, dan lain-lain.

8. Ikuti dan Evaluasi Performa Anda

  • Pantau performa konten Anda untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak.
  • Evaluasi secara rutin dan lakukan eksperimen pada format video, gaya penyampaian, atau produk yang dipromosikan.

9. Belajar dari Creator Lain

  • Amati creator atau influencer sukses yang juga menggunakan TikTok affiliate. Pelajari strategi mereka, gaya konten, atau teknik promosi yang menarik.
  • Terapkan apa yang cocok untuk gaya konten Anda sendiri.

10. Tetap Update dengan Tren TikTok

  • TikTok cepat berubah dan trennya juga silih berganti. Pastikan Anda selalu update dengan tren terbaru agar konten Anda tetap relevan.

Jika konsisten dan berusaha mempraktikkan langkah-langkah ini, kemungkinan besar Anda bisa menjadi affiliate TikTok yang sukses dan mendapatkan penghasilan yang signifikan.

Mendapatkan uang dari internet zaman ini semakin mudah berkat banyaknya peluang yang tersedia. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu coba untuk menghasilkan uang secara online :

1. Freelancing (Pekerjaan Lepas)


Jika kamu memiliki keterampilan di bidang tertentu seperti menulis, desain grafis, pemrograman, atau penerjemahan, kamu bisa mencari pekerjaan lepas di berbagai platform freelance, seperti:

  • Upwork
  • Fiverr
  • Freelancer
  • Toptal

Misalnya, jika kamu memiliki keahlian menulis, kamu bisa menjadi penulis konten atau copywriter untuk berbagai klien.

2. Menjadi YouTuber atau Konten Kreator


Jika kamu suka membuat video, YouTube bisa menjadi sumber pendapatan yang sangat baik. Kamu bisa menghasilkan uang dari:

  • Monetisasi YouTube melalui iklan (adsense).
  • Sponsorship dari berbagai brand yang ingin mempromosikan produk.
  • Donasi dari penonton melalui platform seperti Patreon atau Super Chat.

Tentunya, untuk sukses di YouTube, kamu perlu menciptakan konten yang menarik dan konsisten.

3. Afiliasi Marketing (Affiliate Marketing)


Program afiliasi memungkinkan kamu untuk mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk orang lain. Beberapa platform populer untuk afiliasi adalah:

  • Amazon Associates
  • ClickBank
  • Shopee Affiliate
  • Tokopedia Affiliate

Kamu akan mendapatkan komisi setiap kali seseorang membeli produk melalui link afiliasi yang kamu bagikan.

4. Menjual Produk atau Jasa

Jika kamu memiliki produk atau jasa yang ingin dijual, kamu bisa memanfaatkan platform e-commerce seperti:

  • Tokopedia, Bukalapak, Shopee (untuk jualan barang fisik).
  • Etsy (untuk produk kerajinan tangan atau barang unik).
  • Shopify (untuk toko online pribadi).
  • Buka jasa online seperti kursus, desain grafis, konsultasi, dll.

Selain itu, jika kamu ingin menjual produk digital seperti ebook, foto, atau kursus online, platform seperti Udemy, Skillshare, atau Gumroad juga bisa menjadi pilihan.

5. Dropshipping

Dropshipping adalah model bisnis di mana kamu menjual produk tanpa harus menyimpan stok barang. Kamu hanya perlu bekerja sama dengan pemasok dan memasarkan produk mereka. Jika ada yang membeli, pemasok akan langsung mengirimkan produk ke pembeli. Beberapa platform yang bisa digunakan untuk dropshipping antara lain:

  • Shopify
  • Oberlo
  • AliExpress

Ini adalah cara yang baik untuk memulai bisnis online tanpa modal besar, namun persaingan di pasar ini cukup ketat.

6. Survei Online dan Mengisi Polling

Beberapa perusahaan membayar orang untuk mengisi survei atau polling. Walaupun penghasilannya tidak besar, ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang mudah dilakukan. Platform yang menawarkan survei berbayar termasuk:

  • Swagbucks
  • Toluna
  • Survey Junkie

7. Menghasilkan Uang dari Blog

Jika kamu suka menulis, membuat blog bisa menjadi salah satu cara untuk menghasilkan uang. Kamu bisa mendapatkan penghasilan melalui:

  • Iklan Google AdSense.
  • Program afiliasi dengan produk terkait dengan niche blog kamu.
  • Sponsorship dari merek-merek yang relevan dengan pembaca blog kamu.

Untuk memulai, kamu bisa menggunakan platform gratis seperti WordPress.com atau Blogger, atau jika ingin lebih profesional, buat blog menggunakan WordPress.org dengan hosting sendiri.

8. Jual Foto atau Desain Grafis

Jika kamu seorang fotografer atau desainer grafis, kamu bisa menjual karya kamu di platform seperti:

  • Shutterstock
  • Adobe Stock
  • iStock
  • Etsy

Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan royalti setiap kali foto atau desain yang kamu buat diunduh atau dibeli.

9. Investasi dan Trading 


Jika kamu tertarik dengan investasi, ada berbagai cara untuk menghasilkan uang secara online melalui:

  • Trading saham, forex, atau cryptocurrency 
  • Peer-to-peer lending di platform seperti Modalku atau Investree.

Namun, cara ini lebih berisiko dan memerlukan pengetahuan yang cukup tentang pasar dan analisis risiko.

10. Menjadi Influencer di Media Sosial

Jika kamu memiliki banyak pengikut di platform seperti Instagram, TikTok, atau Twitter, kamu bisa mendapatkan uang dengan menjadi influencer. Beberapa cara untuk menghasilkan uang adalah:

  • Sponsorship dari brand.
  • Affiliate marketing dengan membagikan kode promo atau link afiliasi.
  • Menjual produk atau jasa pribadi.

11. Menjadi Virtual Assistant (Asisten Virtual)

Banyak pemilik bisnis yang membutuhkan bantuan administratif namun tidak ingin mempekerjakan karyawan penuh waktu. Sebagai asisten virtual, kamu dapat membantu dengan tugas seperti email, penjadwalan, riset, dan lainnya.

Platform seperti Belay dan Time Etc bisa membantu kamu menemukan pekerjaan sebagai asisten virtual.

12. Menerjemahkan Bahasa

Jika kamu menguasai lebih dari satu bahasa, kamu bisa menawarkan jasa penerjemahan di platform seperti Gengo, Proz, atau Freelancer.com.


Mendapatkan uang dari internet membutuhkan waktu dan konsistensi, tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu pilih. Pilihlah cara yang sesuai dengan minat dan keahlianmu, serta pastikan untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan yang banyak beredar di dunia maya.

Jika kamu ingin memulai salah satu dari cara-cara ini, tentukan apa yang paling cocok dengan keahlian dan waktu yang kamu miliki, dan lakukan secara bertahap.


Banyak orang sudah merasa aman dan dengan karir yang tinggi, dapat mencukupi kebutuhan yang diinginkan. Tetapi tahukah bahwa dengan semakin tinggi karir yang dicapai, maka semakin tinggi pula kebutuhan seseorang. Istilah populernya adalah orang tersebut sudah naik kelasnya sehingga standar kebutuhannya meningkat dari yang sebelumnya. Bila seseorang yang berperilaku konsumtif tanpa memperhatikan cash flow, maka siap-siap saja anda sebentar lagi akan mengalami kebangkrutan. Banyak yang sudah terjebak dari permainan Rat Race, karena orang berlomba-lomba untuk keluar dari cash flow yang negatif.
Rat Race apa itu ? 
Rat Race adalah suatu pengejaran sesuatu tanpa henti, tetapi tidak mendapatkan hasil. Di dalam pengertian finance, pengejaran tersebut merupakan penyeimbangan antara pendapatan dengan biaya. Banyak yang tidak mempedulikan keuangan mereka karena gaji yang besar, mereka mampu beli sesuatu yang mereka inginkan. Salah satu contoh artis yang mengalami kebangkrutan adalah M.C Hammer yang memiliki biaya yang terlalu besar sehingga tidak dapat membiayai kehidupan mewahnya.

Artis M.C Hammer yang terkenal lewat single “U Can’t Touch This” mengalami kebangkrutan pada tahun 1996 dengan hutang 13 Juta USD. Sebelumnya M.C Hammer mendapatkan 30 Juta USD pada awal 90an. Kemudian dia membeli rumah besar seharga 12 Juta USD dan membayar para staffnya. Tidak lama kemudian dia tidak bisa membiayai kehidupan mewahnya. Dia sekarang seorang pendeta yang tinggal di sebuah rumah peternakan di California.
Jadi, apa yang harus dilakukan untuk keluar dari Rat Race ? Tentu saja dengan berinvestasi untuk mendapatkan pendapatan pasif. Banyak jenis investasi yang tersedia untuk menambah pendapatan pasif anda. Jenis investasi adalah saham, perumahan, deposito, obligasi, dan masih banyak lagi jenis investasi yang ada. Adapun tips untuk memulai berinvestasi adalah :
·      Mulai berinvestasi sekarang
Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai berinvestasi walaupun jumlah investasi yang sedikit. Sisakan sebagian gaji anda untuk menginvestasikan dalam bentuk apapun sesuai keyakinan anda. Karena semakin lama berinvestasi, maka semakin banyak pula uang yang didapat.
·      Belajar dari orang yang berpengalaman
Untuk membandingkan investasi mana yang cocok untuk anda, harus berkonsultasi dengan penasehat investasi. mereka akan memberikan keuntungan dan kerugian jenis yang akan diinvestasikan.
·      Mulai dengan hal yang familiar
Investasikan uang anda pada produk yang anda kenal dan sudah mengetahui informasi tentang investasi tersebut. Karena hal ini dapat meminimalkan risiko kerugian dari investasi tersebut.
·      Diversifikasi
Investasikanlah uang anda di produk yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat membagi risiko anda tidak hanya pada satu produk saja. Karena kondisi pasar yang berubah-ubah memungkinkan untuk berbagai produk mengalami penurunan nilai investasi.
Jadi, ayo kita keluar dari jebakan Rat Race. Mulailah berinvestasi, besarkan pendapatan pasif anda agar terbebas dari cash flow yang negatif.
Yuk Nabung Investasi dan Proteksi di CAR 3i-Networks..
Bisa gratis dan di gaji bulanan tanpa batas
Pendaftaran : Chat WA 
 



Udah kerja cape-cape tiap hari, liburan jarang karena cuti terbatas, tapi gaji malah abis dimakan inflasi. Udah tau kan kalau taun depan iuran bpjs naiknya mencapai 100 persen?
Terus kalau ga investasi, emang gaji kita naiknya bisa sampai 100% juga? Ga mungkin kann. Emang sih logikanya yg naik 100% itu cuma BPJS aja, yg lain ga separah itu. Tapi tetep aja, emang kamu mau gajinya cuma bisa nutup buat biaya hidup doang yg naik terus sama inflasi?
Pasti pengen kann sekali-kali nikmatin hidup. Apalagi di jaman digital sekarang, yg di tampilin di sosmed cuma momen bahagianya aja. Jadinya kita gatel pengen enak terus juga hidupnya kaya yg keliatan di sosmed
Pengennya liburan terus, pengennya belanja terus, pengennya jalan sama temen dan keluarga mulu. Pokoknya pengen nikmatin hidup dehhh kan udah cape kerja mulu
Sayangnya kadang gaji kerja itu cuman mampu ngehidupin biaya hidup kita dan keluarga, boro-boro mau gaya kaan. Cicilan aja ga kelar-kelar. Kalau bisa banyak gaya sekarang pun, belum tentu 10-20 tahun ke depan masih bisa banyak gaya juga
Solusinya yaa cuma 1 : Cari pendapatan lain yg bisa kerja sendiri dan imbal hasilnya bisa ngelebihin inflasi. Jawabannya ya Investasi.
Tapi perlu diingat kita wajib mesti kudu harus investasi ilmu dulu yaa, dan semua butuh proses ga bisa instan. Kalau terlalu instan dan keuntungannya mencengangkan perlu dipertanyakan karena takutnya malah bodong
Iya, emang ga semua instrumen investasi bisa selalu kasih untung, pasti bisa ada ruginya. Tapi wajar kok, yg penting kamu belajar supaya untungnya lebih banyak dari ruginya kann
Kalau kamu emang konservatif banget ga mau ada rugi, bisa coba lirik instrumen investasi negara misalnya obligasi. Imbal hasilnya lumayan dan dijamin aman sama negara. Contoh produknya bisa beli sukuk, ORI, ST 
Yuk mulai investasi biar hasilnya bisa bikin kamu nikmatin hidup di masa tua nanti.
Saya akan memberi solusi untuk Anda yang susah memulai Investasi, cukup jadi nasabah CAR 3i-Networks. Anda akan mendapatkan 3 keuntungan sekaligus :
1.    Investasi (Hasil Investasi / Tabungan)
2.    Proteksi (Asuransi jiwa / UP)
3.    Income (Penghasilan tanpa batas)

Yuk Daftar


Rata-rata siklus kehidupan orang itu kayak gini ;
Lahir Sekolah Kerja.
Mungkin awal-awal kerja masih bisa pakai penghasilannya untuk gaya hidup. Tapi kira-kira bertahan sampai kapan? Umur orang ada masanya, tenaga manusia ada batasnya. Ga selamanya kita bisa kerja seumur hidup. Padahal umur makin bertambah, kebutuhan juga nambah. Belum lagi kalau sebagai sandwich generation yg punya tanggungan di atas dan bawah.
Terus gaji cuman numpang lewat buat menuhin biaya hidup doang dong?
Kalaupun cukup untuk biaya hidup dan gaya hidup saat ini, gimana buat 30 tahun ke depan?
Gimana kalau pas kita udah ga kuat kerja?
Apakah mau telantarin keluarga?
Atau mau bergantung lagi sama anak di bawah dan ciptain sandwich generation lagi?

Jadi harus gimana dong? Tenang ajaaaa, solusinya kita bisa investasi kok. Investasi yg tepat itu bakalan bikin uang kita kerja sendiri tanpa harus korbanin tenaga fisik. Bahkan sampai tua pun Opa Warren Buffett tetep investasi 😎
Dari investasi, kita bisa punya waktu lebih untuk kegiatan lain, punya uang lebih juga yg bisa bantu nutup biaya hidup kedepannya. Bahkan bisa buat menuhin keinginan alias gaya hidup* untuk self reward semau dan semampu kita *S&K, menuhin gaya hidup disini maksudnya bukan berarti investasi untuk hura-hura yaa.
Orang yg investasi dan cerdas finansial bisa tau bedanya self reward dan hura-hura. Self reward itu tanda terima kasih ke diri sendiri, tapiii ada budgetnya dan jelas perhitungannya. Ibaratnya jadi kayak liburan dari hasil keuntungan investasi deh.
Terakhir.. Jika kamu bingung dan masih belum punya uang (modal). Tenang….! Saya kasih solusi dengan CARa daftar jadi nasabah CAR 3i-Networks, otomatis Anda akan mendapatkan Hasil Investasi Saham / Reksadana, Proteksi Jiwa jika sewaktu-waktu Anda meninggal, dan Bisnis nya (mengajak orang punya Invest plus Proteksi) dengan Income tanpa batas. Sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan Uang Anda untuk berinvestasi di pasar modal.. Keren kan???

Yuk Daftar!


Siklus Kehidupan Finansial merupakan salah satu konsep yang menjadi bagian dari perencanaan keuangan. Siklus tersebut menggambarkan bahwa pada setiap tahapan kehidupan seseorang akan membutuhkan ‘strategi’ keuangan tertentu. Dengan memahami siklus tersebut, kita akan menyadari betapa pentingnya sebuah perencanaan keuangan dan pengelolaan kekayaan dalam kehidupan kita.
Jika ditelaah secara umum, siklus kehidupan finansial seseorang mengikuti pola yang hampir serupa. Siklus tersebut dimulai dari masa anak-anak dan dewasa, masa lajang, masa menikah/berumah tangga dan memiliki anak, mapan berkarir, sampai dengan masa persiapan pensiun. 
Pada dasarnya, siklus tersebut dapat kita jalani dengan berpedoman pada enam prinsip :
  1. Memahami Pendapatan yang Diterima
  2. Menyisihkan Uang pada Simpanan
  3. Berinvestasi untuk Masa Depan
  4. Mengajukan dan Menggunakan Pinjaman dengan Bijak
  5. Proteksi Diri untuk Keadaan Darurat dan Masa Tua
  6. Belanja Pendapatan Secara Terencana
Prinsip tersebut dapat diterapkan pada setiap tahapan kehidupan kita. Berikut ini adalah 3 tahapan besar siklus kehidupan keuangan kita, yaitu :
#1 Tahap mengumpulkan kekayaan
Tahapan dimana seseorang, setelah melewati masa anak-anak dan dewasanya (lulus dari SMA), mulai mencari pekerjaan dan menghasilkan uang atau penghasilan. Dengan berjalannya waktu, orang tersebut mulai memiliki pekerjaan yang tetap, penghasilannya semakin mencukupi, kemudian menikah dan memiliki anak (family formation).
#2 Tahap melipatgandakan/meningkatkan kekayaan
Pada tahapan ini, seseorang memiliki pendapatan dan karir yang semakin meningkat. Sehingga pada tahapan ini, orang tersebut dapat melipatgandakan kekayaannya untuk kepentingan keluarganya di masa mendatang (family development).
#3 Tahap mendistribusikan kekayaan
Pada tahapan ini, seseorang mulai mempersiapkan warisan apa yang nantinya dapat diberikan pada keturunan dan keluarganya.



BAGAIMANA MENJUAL SISIR KEPADA ORANG YANG BOTAK??

Sebuah Perusahaan membuat tes terhadap tiga calon staf penjual barunya. Tesnya unik, yaitu:

Menjual sisir di komplek Biara Shaolin!. Tentu saja, ini cukup unik karena para biksu di sana semuanya gundul dan tak butuh sisir.

Kesulitan ini juga yang membuat calon pertama hanya mampu menjual 1 sisir. Itupun karena belas kasihan seorang biksu yang iba melihatnya.

Tapi, tidak dengαn calon kedua. Ia berhasil menjual 10 sisir, ia tidak menawarkan kepada para biksu, tetapi kepada para turis yang ada di komplek itu, mengingat angin di sana memang besar sehingga sering membuat rambut jadi awut-awutan.

Lalu bagaimana dengan calon ketiga? Ia berhasil menjual 500 sisir..!!
Caranya? Ia menemui kepala biara. Ia lalu meyakinkan jika sisir ini bisa jadi souvenir bagus untuk komplek biara tersebut. Kepala biara bisa membubuhkan tanda tangan di atas sisir-sisir tersebut dan menjadikannya souvenir para turis. Sang kepala biara pun setuju.

Sahabatku yang baik…

Apa yang sering kita anggap sebagai penghambat terbesar dalam usaha atau karier? 

Bukankah kita sering kali menyalahkan keadaan? 

Dan inilah yang membuat calon pertama gagal. 
Sementara calon kedua, sudah berpikir lebih maju. 
Namun ia masih terpaku pada fungsi sisir yang hanya sebagai alat merapikan rambut.
Tapi calon ketiga sudah berani berfikir di luar kotak (THINKING OUT OF THE BOX), berfikir diluar kelaziman. Dia bukan hanya berani berpikir bahwa sisir bukan hanya alat merapikan rambut, melainkan bisa menjadi souvenir.
Kita tidak bisa mengatur situasi seperti yang kita kehendaki. 
Tapi, kita bisa mengerahkan segenap potensi kita untuk mencari solusi.

“Segenap potensi” bukan hanya terbatas otot atau kerja keras, tapi juga pikiran, ilmu, intuisi dan kerja cerdas. 
Pendek kata, kreatifitas akal, ketekunan dan kesabaran . 
Itulah potensi dalam diri kita yang dapat dipergunakan.


Ini Dia Cara Islam Mengatur Keuangan agar Hidup Barokah

 “dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” (QS. Al-Isra’: 26-27)

Sebagai seorang muslim, sebaiknya segala macam aspek kehidupan yang dijalankan sesuai dengan ajaran dan syariat Islam, termasuk cara mengatur keuangan. Islam telah menetapkan ajaran-ajaran bagaimana cara seseorang mengatur persoalan finansialnya dalam Al-quran dan hadis.
Tujuan dari penetapan ini adalah agar umat muslim tidak salah dalam melakukan perhitungan akan kehidupan finansialnya yang merugikan dan membuat hidup sejahtera. Lalu bagaimanakah cara mengatur keuangan dalam Islam? Simak ulasannya berikut.
Atur 1-1-1
Formula 1-1-1 merupakan rumus mengatur keuangan dari sahabat nabi, Salman Al Farisi. Diriwayatkan bahwa beliau memiliki uang sebanyak 1 dirham untuk digunakan sebagai modal membuat anyaman yang dijual seharga 3 dirham. 
Kemudian, pendapatannya tadi dibagi menjadi : 1 dirham untuk keperluan keluarganya, 1 dirham untuk sedekah dan sisanya 1 dirham untuk digunakan sebagai modal kembali.
Konsep ini bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan membagi tiga pendapatan yang diperoleh. 1/3 untuk digunakan kebutuhan sehari-hari, 1/3 untuk bersedekah dan sisanya untuk keperluan modal lagi.
Sisihkan Untuk Modal
Diriwayatkan oleh Ibrahim Al Harbi dalam Ghorib Al Hadits dari hadits Nu’aim bin ‘Abdirrahman, bahwa “Sembilan dari sepuluh pintu rejeki ada dalam perdagangan”
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berdagang dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, Islam juga menganjurkan untuk menyisihkan pendapatan yang diperoleh dari berdagang untuk modal kembali. Jangan sampai uang hasil berdagang digunakan semuanya untuk membeli kebutuhan konsumtif.
Hal serupa berlaku juga bagi orang yang tidak berdagang, mereka dapat menyisihkan sebagian dari gaji bulannya untuk nantinya membuka usaha yang akan menambah pendapatan. Atau, digunakan sebagai modal investasi.

Menabung
“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (H.R Bukhari)
Menabung memiliki banyak keuntungan untuk kehidupan ke depannya. Memang, awalnya sulit untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk ditabung. Acap kali Anda merasakan pendapatan menjadi berkurang jika harus ada uang yang ditabung.
Namun, sebenarnya manfaat tersebut baru akan dirasakan jika uang yang ditabung sudah terkumpul banyak. Dengan menabung Anda akan memiliki cadangan uang yang akan bisa digunakan kapan saja. Mulailah menabung sedikit demi sedikit, misalnya perhari Rp12.000 maka sebulan akan Rp360.000 dan setahun mencapai Rp4.3 juta, 30 tahun 1 M. Lumayan bukan?
Jangan Boros
“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (QS. Al-Furqon :67)
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sikap boros sangat tidak dianjurkan dalam segala hal, begitu pula dengan mengatur keuangan. Islam pun melarang seseorang dalam berbelanja berlebih-lebihan. Hal tersebut akan menimbulkan sifat konsumtif dalam diri yang sangat merugikan.
Belilah segala kebutuhan sesuai dengan kadarnya, tidak kurang dan tidak lebih. Hindari juga membeli segala sesuatu yang tidak diperlukan. Misalnya, saat memiliki sebuah ponsel, namun karena ada ponsel tipe terbaru, maka Anda membelinya berdasarkan keinginan bukan kebutuhan. Padahal ponsel yang lama masih bisa digunakan.
Sedekah
Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11)
Salah satu cara untuk mensucikan harta adalah dengan bersedekah. Hal ini dilakukan karena dalam islam 2.5% dari rezeki yang Anda terima ada hak orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu sisihkan lah pendapatan yang diterima perbulannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan lewat berbagai macam badan penyalur sedekah.
Selain itu, Allah juga menjanjikan untuk menambah harta yang didapat dengan bersedekah Lewat bersedekah berarti Anda bersyukur atas nikmat yang diperoleh.
Hindari Berutang
"Barangsiapa utang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barangsiapa mengambilnya dengan Niat akan membinasakan (tidak membayar), maka Allah akan merusakkan dia." (Riwayat Bukhari)
Utang memang kadang kala menjadi penyelamat finansial di saat darurat. Namun, kenyataannya dalam Islam tidak dianjurkan untuk berutang jika tidak benar-benar membutuhkan. Artinya, jika Anda masih bisa berusaha untuk membayar sesuatu, jangan lah berutang.
Jika terpaksa berutang kepada seseorang, wajib hukumnya untuk melunasi. Hal ini dilakukan karena dalam Islam perihal utang menyangkut dunia dan akhirat. Bahkan, saat seseorang meninggal dalam keadaan berutang, ahli warisnya wajib untuk melunasinya.
Hemat dan Berkah
Mulailah untuk mencoba mengaplikasikan tips mengatur menurut ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, keuangan Anda akan menjadi lebih teratur dan terhindar dari kerugian finansial. Selain itu, hidup juga semakin berkah.
Apa perbedaannya dengan kita menabung di bank? Kenapa kita harus berinvestasi di 3i-Networks?
Pertama – tama marilah kita lihat perbedaan kalau kita menabung di BANK dan Investasi CARLink Pro Mixed.
Dari gambar di bawah ini, kita bisa melihat perbedaan yang jauh sekali kalau kita menabung di BANK dan CAR.
Nah, hitungan kasarnya begini :
Rp. 350.000,- x 60 (5 tahun) = Rp. 21.000.000,-
Rp. 21.000.000,- + Rp. 420.000,- = Rp. 21.420.000,- (kita anggap bunga bank 2% berarti Rp. 350.000 x 2% = Rp. 7.000,-; Trus Rp. 7.000,- x 60 = Rp. 420.000,-; yang mana sulit sekali tercapai di bank sekarang)
Rp. 21.420.000,- – Rp. 600.000,- = Rp. 20.820.000,- (Kita anggap biaya admin bank Rp. 10.000 x 60)
Dengan jumlah yang sama Rp. 350.000,- per bulan selama 5 tahun, uang yang kita tabung adanya malah berkurang, bukan bertambah.. dalam ilustrasi di atas, saya hitung dengan bunga tinggi 2% dan admin hanya Rp. 10.000,- saja, padahal kita semua mengetahui kalau bunga di bank 2 % adalah untuk saldo rekening yang sudah berjumlah besar dan admin di ilustrasi hanya Rp. 10.000,- yang mana sekarang admin bank sudah berada di atas Rp. 10.000,-
POIN PERTAMA keuntungan kita menabung di CAR adalah di CAR itu adalah murni INVESTASI, maka jika investasi tinggi, kita juga akan mendapatkan hasil imbal balik yang tinggi juga. Di ilustasi di atas saya contohkan investasi CAR adalah 17%. Hanya dengan 17% saja, di tahun ke 5 kita sudah mendapatkan hasil imbal balik yang lumayan dari investasi CAR.
POIN KEDUA, apakah kalau kita ngga lanjut nabung di bank lagi, uang kita akan bertambah? Tentu saja TIDAK khan. Nah kalau di CAR, kita hanya perlu MENYISIHKAN uang untuk menabung selama 5 tahun saja dan itu pun bukan dengan jumlah yang besar, hanya 350rb per bulan. Setelah 5 tahun, kita ngga perlu menabung lagi. Karena kita di CAR adalah berinvestasi. Jadi uang kita akan tumbuh berkembang sesuai dengan investasi yang berjalan. Semakin lama kita biarkan tabungan kita, Saldo tabungan kita tentu saja akan semakin bertambah. INGAT kembali, kita menabung untuk HARI TUA kita, jadi disiplinkan diri kita untuk tidak mengambilnya dalam waktu yang dekat.
POIN KETIGA, apakah kalau kita menabung dengan jumlah 350rb di bank kita bisa mendapatkan asuransi jiwa? Tentu saja TIDAK khan? Salah satu keuntungan kita kalau kita menabung di CAR, kita di kasih bonus asuransi jiwa sebesar 60 x premi kita sampai umur 74 tahun. Lumayan khan? Sudah menabung di kasih bonus asuransi jiwa juga.
POIN KEEMPAT, kalau kita menabung di bank, apakah kita bisa menabung GRATIS alias ngga usah setor setiap bulan? Jawabannya balik lagi TENTU SAJA TIDAK BISA khan? Nah, kalau di CAR, kita bisa MENABUNG GRATIS bahkan bisa lebih. Caranya? Kontaklah orang yang mengenalkan tabungan investasi ini kepada Anda.
Sekarang mari kita liat ilustrasi tabungan di CAR untuk jangka waktu di atas 5 tahun.
Ilustrasi di atas adalah manfaat dari produk kita CARLink Pro Mixed untuk umur 30 tahun dengan premi Rp. 350.000,-
Dari sini kita bisa melihat jika investasi tinggi (20%), di tahun ke 11 (umur 40 tahun), kita berpotensi mendapatkan nilai tunai investasi 69 juta; di tahun ke 26 (umur 55 tahun) sewaktu kita pensiun, kita berpotensi mendapatkan nilai tunai investasi Rp. 1 Miliar. Dan apabila tidak kita ambil, di tahun ke 30 (umur 59 tahun), hasil investasi kita berpotensi menjadi Rp. 2 Miliar; tahun ke 32 (umur 61 tahun), hasil investasi kita berpotensi menjadi Rp. 3 Miliar, tahun ke 34 (umur 63 tahun), hasil investasi kita berpotensi menjadi Rp. 4 Milliar. Menabung di mana kita bisa mendapatkan hasil yang begitu besar dari hanya tabungan awal kita 21 juta? Kalau pun kita tidak bisa menikmati hasilnya, setidaknya kita bisa meninggalkan WARISAN buat anak dan cucu kita yang tercinta.
Nah, sering kali kita ditanya oleh teman – teman dan saudara – saudara kita, jadi uang kita ngga bisa di tarik dunx? Untuk itu marilah kita liat ilustrasi di bawah berikut :
Dari ilustrasi di atas, tertanggung sudah mulai menabung di usia 4 tahun dengan jumlah premi yang sama 350rb per bulan. Di sini kita bisa melihat, di usia tertanggung 15 tahun, tabungannya di ambil 15 juta, sisanya masih tetap di tabung; usia 18 tahun, tabungannya di ambil 25 juta; usia 23 tahun, tabungannya diambil 35 juta. Nah konsekuensinya kalau tabungannya ada di ambil, maka tentu saja perkembangan investasinya jadi agak lama. Di usia 33 tahun, kalau investasi tinggi, barulah tertanggung bisa mendapatkan potensi hasil investasi Rp. 1 Miliar.
Perbedaan dengan ilustrasi yang disampaikan pertama kali adalah di tahun ke 26 kita sudah bisa berpotensi mendapatkan hasil investasi Rp. 1 Miliar kalau investasi tinggi. Kalau di ilustrasi ke dua, kita baru bisa berpotensi mendapatkan hasil investasi Rp. 1 Miliar di tahun ke 30. Jadi ada perbedaan 4 tahun untuk perkembangan investasinya.
Dari tadi kita selalu ngomong kalau investasi tinggi (20%), tapi yang namanya investasi pasti akan ada NAIK dan TURUN, bukankah begitu? Lantas berapa sih perkembangan investasi CARLink Pro Mixed? Mari kita lihat PORTOFOLIO CARLink Pro Mixed berikut :
Setiap bulannya CAR akan mengeluarkan Portofolio CARLink Pro Mixed, dari sini kita bisa melihat perkembangan investasi dari produk CARLink Pro Mixed kita ini. CARLink Pro Mixed sudah diluncurkan sejak 26 November 2016, yang mana berarti produk kita ini sudah berumur 10 tahun. Jadi produk CARLink Pro Mixed kita bukanlah suatu produk yang baru. Nah dari sejak diluncurkan sampai Nov 2016 ini, pertumbuhannya adalah 177.57%, di mana kalau kita bagi rata2 per tahun adalah 177.57 / 10 tahun = 17.757 % per tahun untuk pertumbuhkan sampai bulan November 2016. Nah 17.75 % apakah sudah mendekati 20% yang selalu kita bicarakan? Sudah mendekati khan? Jadi kalau pun kita belum bisa dapat angka Rp. 1 Miliar di tahun ke 26 seperti ilustrasi di atas, kita masih bisa lah dapat 700 juta atau 800 juta hanya dari tabungan kita 21 juta. Masih jauh dari pantas untuk kita khan?

Informasi PORTOFOLIO CARLink Pro Mixed bisa di ambil di: http://www.car.co.id/id/produk/individu/unit-link/fund-factsheet

Ada satu kelebihan lagi di tabungan investasi 3i-Networks ini, di mana kita bisa mendapatkan potensi 1 Miliar terus setiap tahun di waktu pensiun kita.
Jadi tunggu apalagi, segera hubungi teman atau saudara Anda yang mengenalkan tabungan investasi 3i-Networks ini kepada Anda. Dan yang paling penting mintalah mereka untuk mengajari Anda caranya MENABUNG / INVESTASI GRATIS.

PENDAFTARAN : CHAT ME
SUPPORT SISTEM SARANG ON FB Yuk Nabung